Wednesday, May 2, 2018

Wahai Para Guru, Jangan Memberi Cap Gagal pada Murid


Liputan6.com, Jakarta Bagi seorang guru, kegembiraan yang tiada tara adalah melihat anak didik berhasil dan sukses. Keberhasilan bisa dilihat dari pekerjaan yang diperoleh, sehingga kehidupannya pun lebih baik. Untuk itu, hindari memberi cap gagal pada murid seperti disampaikan salah satu guru SMP di Kota Depok, Jawa Barat, Budiyanti.

"Jangan memvonis anak itu tidak berhasil hari ini. Perubahan sikap tidak bisa dilakukan (dan dihasilkan instan). Perubahan akan terasa bermakna pada lima, enam atau 10 tahun yang akan datang," kata Budiyanti kepada Health Liputan6.com, Rabu (2/5/2018).

Memang, kemampuan pengetahuan murid bisa dinilai dari tes dengan berbagai soal bersifat kuantitas. Namun, katanya lagi, karakter dan perubahan tingkah laku tidak bisa dilihat hasilnya secara instan.

Monday, April 16, 2018

Sikap Orangtua Berpengaruh pada Tumbuh Kembang Anak

Liputan6.com, Jakarta 
Ada sebuah ungkapan yang menyebut bahwa anak adalah cerminan orangtua. Ketika anak berperilaku baik, mungkin contoh-contoh baik pula yang ia dapat selama berada di rumah. Begitu pun saat anak tiba-tiba berperilaku buruk, tidak menutup kemungkinan pemicunya berasal dari apa yang mereka lihat sehari-hari.

"Respons dan perilaku orangtua sehari-hari yang dilihat anak seringkali malah memicu mereka bersikap buruk. Dan hal tersebut sering tak disadari," ujar Katherine Lee, seorang terapis anak.

Ada beberapa sikap yang sebaiknya dihindari orangtua. Salah satunya yaitu tidak konsisten dalam membuat aturan. Terkadang melarang namun kadang membolehkan. Hal ini membuat anak merasa aturan yang diterapkan bisa 'dilanggar'.

"Ada aturan tak boleh makan permen sebelum makan makanan utama, tapi si kecil. Jika orangtua memberinya karena anak merengek, maka anak akan berpikiran kalau cara itu akan berhasil dan bakal mengulangnya lagi dan lagi," ungkap Lee.

Sikap Orangtua Berpengaruh pada Tumbuh Kembang Anak

Sikap lainnya adalah memberi hukuman atau peringatan yang tidak sesuai dengan konsekuensi. Misalnya jika anak tak merapikan kamar, maka tak ada es krim untuknya. Cobalah untuk mengungkapkan konsekuensi jika kamarnya tak dirapikan.

"Ungkapkan saja apa yang bakal terjadi, misalnya ia akan kesulitan mencari barang, perlengkapannya bisa saja hilang dan rusak. Buat anak berpikir kalau apa yang orngtua katakan merupakan contoh yang baik, bukan sekedar ancaman," ujar Lee.

Lee juga mengingatkan agar tak selalu memaklumi jika anak berperilaku buruk. Seperti alasan, dia lapar, mengantuk, lelah dan sebagainya. Justru jika hal itu dilakukan anak tak akan merasa masalah jika ia berperilaku buruk, karena orangtuanya selalu memaklumi.

Reporter: Mutia/ Very Well (sumber)/Dream.co.id

Tuesday, November 14, 2017



PERILAKU MAKAN ORANG BETAWI


http://www.jakarta.go.id, Kebiasaan yang berlaku dalam masyarakat pada saat makan merupakan bagian dari ekspresi kebudayaan lokal yang mendapat pengaruh dari tradisi, tingkat ekonomi, latar belakang pendidikan, dan arus informasi. Dalam masyarakat Betawi terdapat satu tradisi yang berhubungan dengan kebiasaan makan, yaitu nyarap, makan siang, dan makan besar (makan malam). Kebiasaan nyarap berlangsung pada pagi hari. Kemudian makan siang biasanya berlangsung antara pukuI 12.30 sampai 13.30. Namun tidak semua dapat berkumpul makan siang, karena mungkin ada anggota keluarga yang masih berada di luar rumah (sekolah ataupun bekerja). Hidangan makan siang lebih lengkap dari pada nyarap, terdiri dari nasi, lauk pauk, sayur mayur, dan kadang-kadang dilengkapi dengan emping/kerupuk merah, perkedel, acar/lalapan berikut sambalnya. Kemudian untuk makan besar (malam), biasanya ibu rumah tangga memasak lagi. Pada kesempatan ini seringkali semua anggota keluarga dapat hadir. Hidangan terdiri dari nasi, lauk pauk, sayur mayur, ditambah hidangan pelengkap. Kadangkala bertempat di meja makan, namun bagi keluarga yang tidak mampu cukup di bale atau di lantai yang diberi alas. Seluruh keluarga ngeriung (berkumpul) di tempat makan itu. Apabila mampu hidangan ditutup dengan pencuci mulut, misalnya kolak atau setup, bagi orang tua kadangkala sambil ngupi.

Alat-alat makan selain piring, yang terpenting adalah tempat cuci tangan atau centangan. Selain itu juga dilengkapi dengan sendok (makan dan sayur), garpu, dsb. Beberapa hal sebagai pantangan diwaktu makan diantaranya: piring tidak boleh ditampa karena dianggap dapat mempersulit kedatangan rejeki; tidak dibenarkan makan nyiplak, yakni mengunyah makanan dengan menimbulkan bunyi-bunyian mulut yang bergemerisik; tidak boleh makan seperti kucing, yakni mencium-cium dulu makanan sebelum menyantap ataupun menjilati piring setelah makan; nyeruput kuah sayur langsung dari tempat sayur; makan di ambang pintu dan berdiri; makan sambil berbicara; apabila ada orang makan dilarang nyantong, yaitu berdiri memperhatikan orang makan dengan pandangan yang berselera; celamitan, yaitu meminta makanan orang lain. Adapun beberapa tindakan yang kurang terpuji, diantaranya: betahak atau sendawa dikala makan; kentut disaat makan tidak dibenarkan; makan sekenyang-kenyangnya sehingga kemelekeren; mindo, yaitu makan diantara nyarap dan makan siang, atau makan siang dan makan besar, atau setelah makan besar. Orang yang suka mindo disebut gembul atau jaga rasmi (pengawal penguasa).

Thursday, October 5, 2017

Wednesday, September 6, 2017

Sudah Efektifkah Metode Belajarmu?
Ada 16 Cara Belajar Menyenangkan di Sekolah dan di Rumah


Arwini.com – Pernahkah terbesit dalam pikiran bagaimana Cara belajar Efektif, Menemukan cara tips belajar terbaik merupakan perkaa yang gampang-gampang susah bagi siswa sekolah dasar (SD), Sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA). Belajar tidak hanya dilakukan saat akan menghadapi ujian, namun belajar dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun.

Orang tua yang peduli dituntut untuk memperhatikan kualitas belajar si kecil, mengetahui permasalahan belajar mereka hinga rela mengorbankan diri untuk menemani anak belajar agar tujuan belajar tercapai.

Ketercapain tujuan belajar sangat mustahil didapatkan bilamana tidak melakukan beberapa standar umum dalam proses belajar efektif, karena itu arwini.com berinisiatif untuk memberikan panduan bagi kamu yang tengah galau menemukan waktu belajar yang tepat.

Mengenai cara belajar terbaik, telah kami temukan beberapa tulisan yang dimuat di beberapa situs sahabat dan forum-forum pendidikan di antaranya Tips Mengatasi Cara belajar Malas dan Menumbuhkan Sifat Rajin, Mengenali Tipe dan Karakter Belajar, Mengenali Komunikasi yang baik dalam Belajar.

Tulisan ini, disarankan untuk dibaca demi memperkaya wawasan bagaiamana seharusnya dalam belajar baik di sekolah maupun di rumah.

Komentar: