Tuesday, February 28, 2017

Budaya Membaca di Indonesia Jauh Tertinggal


Dibandingkan dengan negara lain di dunia, budaya membaca di Indonesia jelas masih tertinggal. Bahkan dari nama Indonesia tidak masuk dalam 10 besar negara yang selama ini lebih maju dalam soal melek huruf.

Dari sejumlah penelitian beberapa lembaga menempatkan tingkat literasi Indonesia sangat tertinggal jauh dengan banyak negara, bahkan di tingkat Asia Tenggara. Berikut sejumlah hasil penelitian tentang literasi tersebut:

Berdasarkan penelitian Programme for International Student Assessment (PISA) 2012, Indonesia ada di peringkat 60 dengan skor 396 dari total 65 peserta negara untuk kategori membaca. Sementara skor rata-rata internasional yang ditetapkan PISA adalah 500

Capaian ini turun dibandingkan peringkat Indonesia pada 2009 yakni di urutan 57 dengan skor 402 dari total 65 negara. Sedangkan pada 2006, Indonesia menduduki peringkat 48 dengan skor 393 dari 56 negara

Thursday, February 16, 2017

DISDIK Semarang larang siswa rayakan Hari Kasih Sayang (Valentine Day)

SEMARANG (simdik.info) Dinas Pendidikan Kota Semarang menerbitkan surat edaran mengenai pelarangan perayaan Hari Kasih Sayang atau Valentine Day pada 14 Februari 2017 di dalam maupun luar lingkungan sekolah. 

"Surat edaran ini ditujukan agar anak didik tetap fokus dalam mengikuti segala proses belajar mengajar di sekolah. Kami mengimbau anak-anak fokus belajar," kata Kepala Disdik Kota Semarang Bunyamin di Semarang, Minggu. 

Setidaknya, ada tiga poin yang tertuang dalam SE Nomor 003/816 itu, yakni pertama melarang kegiatan siswa untuk merayakan Hari Kasih Sayang (Valentine Day) di dalam maupun luar lingkungan sekolah. 

Kedua meminta sekolah untuk membuat SE kepada semua orang tua atau wali murid untuk mengawasi putra dan putrinya dan ketiga adalah seruan kepada sekolah untuk menindaklanjuti SE Disdik Kota Semarang itu. 

Wednesday, February 8, 2017

Ajari 12 Hal Ini Agar Anak Pandai Berkomunikasi 
dan Tidak Terlambat Bicara


1. ANDA HARUS SERING MENGAJAK ANAK BICARA UNTUK MENSTIMULASI KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI

2. AJARI ANAK BERINTERAKSI DENGAN TEMAN SEBAYANYA UNTUK MENGHILANGKAN RASA MALUNYA


3. AJARI ANAK UCAPKAN KATA DAN KALIMAT DENGAN BENAR AGAR IA TIDAK CADEL


Saturday, September 24, 2016

Teknologi dalam Pendidikan : Peranan Gadget untuk Pendidikan

  
Tidak dapat dipungkiri bahwa kemajuan teknologi sangat berperan dalam kehidupan manusia. Kemajuan teknologi dengan kehidupan manusia seakan-akan tidak dapat dipisahkan. Dengan kemajuan teknologi kita dapat memperoleh berbagai informasi yang ada di belahan dunia. Kemajuan teknologi tentunya menyebabkan perubahan yang begitu besar terhadap kehidupan umat manusia di berbagai bidang dan memberikan dampak yang begitu besar terhadap nilai-nilai kebudayaan yang dianut masyarakat, termasuk gaya hidup dan pola pikir masyarakat.
       Teknologi diciptakan untuk mempermudah setiap kegiatan manusia. Teknologi memiliki berbagai macam jenis yang tidak terhitung jumlahnya. Salah satu contoh teknologi yang paling populer pada era globalisasi ini adalah gadget.Beberapa orang pernah bahkan sering mendengar kata “gadget”.

Friday, September 23, 2016

Ini Lho! Kiat Jitu Mendidik Anak Tumbuh Jadi Cerdas

Berbicara mendidik anak tumbuh jadi cerdas dapat dilakukan dengan berbagai kiat. Pasalnya mendidik anak jadi tumbuh cerdas ini dibutuhkan waktu yang tidak sebentar, karena hal ini perlu latihan. Namun bukan hanya itu saja lho bunda, kesabaran dan keuletan juga sangat dibutuhkan agar bisa mencetak anak menjadi cerdas. Jika Anda masih belum tahu strateginya jangan bingung dulu ya bunda, disini kami akan bagikan caranya untuk Anda. Bagaimana kiat mendidik anak tumbuh jadi cerdas ini? Daripada bunda penasaran, yuk simak ulasan berikut.

Ini kiat mendidik anak tumbuh jadi cerdas

Berkreasi setiap hari
Mendidik anak tumbuh jadi cerdas adalah dengan mengajarkan ia berkreasi setiap harinya. Dengan Anda mengajarkan anak berkreasi maka daya imajinasinya akan tinggi, sehingga anak mempunyai ide-ide yang baru. Tentunya hal ini akan membantu saraf otaknya bisa berkembang pesat sehingga anak tumbuh menjadi cerdas. Mengajarkan anak berkreasi ada banyak macam, diantaranya bisa dilakukan dengan mengajaknya menggambar, bercerita, bernyanyi, bermain dan melipat kertas. Semua kegiatan tersebut bisa membantu anak bisa kreatif
dan membuatnya jadi cerdas.

HUBUNGAN TELEVISI DAN PENDIDIKAN

LITERATUR tentang fungsi media senantiasa mengetengahkan bahwa fungsi media ialah informasi, hiburan, dan pendidikan. Media cetak pada umumnya lebih memberikan penekanan pada fungsi informasi dan hiburan, sedangkan televisi (TV) lebih cenderung mengedepankan fungsi hiburan dan informasi, sementara itu, fungsi pendidikan bagi TV cenderung diposisikan sebagai unsur pelengkap. Mengapa demikian?
Apakah karena pengelola stasiun TV tidak menyadari tanggung jawab sosial mereka kepada pemirsa? Ataukah karena fungsi pendidikan dianggap merupakan tanggung jawab utama keluarga dan sekolah? Padahal, kita tahu bahwa apa pun yang disiarkan TV, sadar atau tidak, dimaksudkan atau tidak, akan senantiasa menyosialisasikan nilai-nilai sosial-budaya tertentu dan berdampak pada pemirsa.
Tidak jarang orang menuduh siaran TV menjadi biang keladi perilaku sosial menyimpang yang terjadi di masyarakat. Padahal, mungkin saja terjadi saat dilakukan survei menyangkut pengaruh siaran TV pada pemirsa, ternyata tindakan yang dilakukan responden, independen dari siaran TV. Artinya, responden tidak menyaksikan siaran TV dan tindakannya dijalankan secara spontan tanpa ada kaitannya dengan siaran TV.


Komentar: