Wednesday, May 1, 2019

Pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Pada Peringatan Hardiknas 2019





Yth. Bapak/Ibu
1. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi
2. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota
3. Kepala LPMP
4. Kepala SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB
di seluruh Indonesia

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Setiap tanggal 2 Mei kita peringati sebagai Hari Pendidikan Nasional, dan untuk memperingati Hardiknas tahun 2019 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengeluarkan Surat Edaran Pedoman Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2019 (dapat diunduh pada lampiran berita ini) termasuk didalamnya Pedoman Pelaksanaan Upacara Bendera Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2019.

Monday, April 22, 2019

PELAKSANAAN USMBN SDN DURI KEPA 07 DI SDN KEDOYA UTARA 09




JAKARTA,- Hari ini senin, tanggal 22 April 2019 para siswa dan siswi melaksanakan USMBN yang dilaksanakan selama 4 hari yaitu tanggal 22 s.d 25 April 2019. Pelaksanaan USMBN SDN Duri Kepa 07 Kecamatan Kebon Jeruk dilaksanakan di SDN Kedoya Utara 09 dikarenakan gedung SDN Duri Kepa 07 akan dilakukan Rehab Total, meskipun USMBN digabung dengan siswa dan siswi SDN Kedoya Utara 09 para siswa dan siswi SDN Duri Kepa 07 tetap semangat dan berjuang dalam mengerjakan soal-soal USMBN.

Pelaksanaan USMBN tahun ini berbeda dengan tahun lalu, ada 1 mapel tambahan yakni mapel Pendidikan Agama, sehingga dilaksanakan selama 4 hari. dan harapan kami selaku pihak sekolah terutama wali kelas VI (Enam) : Bpk.Sunadi, S.Pd, Bpk.Rahmat Fitrah, S.Pd, Ibu.Mahmudat Tusifah, S.Pd dan Ibu N.Hawariyah, S.Pd selalu berdoa dan memberi semangat para siswa dan siswinya  agar mendapatkan nilai atau hasil yang memuaskan.


Friday, March 1, 2019

KENALI KENAKALAN REMAJA


Kanakalan remaja menjadi salah satu masalah yang sulit untuk dihindari. Remaja adalah masa transisi dari masa kanak-kanak menuju menuju dewasa. Sedangkan, kenakalan remaja ialah perilaku menyimpang remaja yang menyimpang dari norma dan tata aturan yang berlaku. Kenakalan remaja biasanya mulai terjadi ketika memasuki Sekolah Menengah Pertama (SMP). Itulah awal terjadinya kenakalan remaja. Pada tahap awal terjadinya kenakalan biasanya karena seorang remaja ingin mencari identitas diri atau mencoba hal-hal baru.

     Banyak sekali perilaku menyimpang yang dilakukan oleh para remaja. Mulai dari bolos sekolah, tawuran, merokok dan yang lebih parahnya lagi penyalahgunaan narkoba. Pengaruh dari teman itu yang menjadi penyebab utama. “Banci” kata yang membuat remaja memberontak hingga akhirnya masuk kedalam kenakalan remaja. Yang awalnya malu dengan teman akhirnya menjadi suatu kebiasaan. Mengkonsumsi obat-obatan terlarang dan minuman beralkohol membuat mereka menjadi kecanduan. Dengan uang saku yang minjm  membuat para remaja yang sudah kecanduan obat-obatan terlarang dan alkohol nekat mencuri untuk memenuhi kebutuhanya. Obat-obatan terlarang akan merusak syaraf pada otak. Ketika syaraf otak sudah rusak, tidak dapat lagi berfikir dengan jernih dan mudah emosi. Emosi yang tidak dapat dikontrol akan menimbulkan perselisihan yang mengakibatkan tawuran antar pelajar.

Monday, January 14, 2019

Mendikbud tegaskan tidak ada lagi Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)


"sekarang justru sekolah bersama aparat desa yang mendata anak untuk masuk ke sekolah"


Jakarta  (ANTARA News) - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan mulai tahun ini tidak ada lagi Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) namun diganti dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

"Itu mudah tinggal diubah saja, kan datanya sudah ada di sekolah. Tinggal dicek, termasuk di daerah mana, tinggal di mana, keluarganya siapa. Saya kira secara teknis tidak ada kesulitan gitu hanya kita perlu menselaraskan datanya saja," ujar Mendikbud usai bertemu dengan Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakhrulloh di Jakarta, Selasa.

Thursday, January 3, 2019

Mengapa Imunisasi Itu Penting?


Imunisasi adalah cara meningkatkan kekebalan seseorang terhadap penyakit, sehingga bila kelak terpejan pada penyakit tersebut ia tidak menjadi sakit. Lalu, mengapa imunisasi penting dilakukan? Sebenarnya setiap anak memiliki kemampuan bertahan terhadap serangan virus dan bakteri sejak ia masih dalam kandungan. Ini dikarenakan sel pembentuk antibodi (daya tahan tubuh), sel B dan sel T, telah terbentuk sejak usia kehamilan 14 minggu dan terus berkembang di tahun pertama kelahiran. Namun, sistem imun atau daya tahan tubuh bayi tidak sekuat milik orang dewasa. Akibatnya, bayi lebih rentan terserang penyakit dibandingkan orang dewasa. Walaupun terlihat sehat, belum tentu anak atau bayi kebal terhadap serangan penyakit berbahaya.

Bagaimana penyakit bisa terjadi? Ketika kuman, seperti bakteri atau virus menyerang tubuh, maka mereka akan memperbanyak diri dan menyebabkan infeksi. Infeksi inilah yang menyebabkan penyakit. System imun (system kekebalan tubuh) kemudian bekerja keras menggunakan beberapa alat untuk melawan infeksi. Kekebalan tubuh saja ternyata tidak cukup untuk menangkal berbagai jenis penyakit menular yang berbahaya. Untuk mendapat kekebalan tubuh terhadap infeksi, tubuh anak perlu mengenal mikroorganisme melalui imunisasi.

Komentar: